Pencarian Berakhir, Korban Hilang Banjir Bandang Arosuka Ditemukan di Kompleks PUPR - KONFIRMASI NEWS

Minggu, 27 September 2026

Pencarian Berakhir, Korban Hilang Banjir Bandang Arosuka Ditemukan di Kompleks PUPR

  


AROSUKA, KABUPATEN SOLOK – Setelah empat hari melakukan pencarian intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir yang sempat dilaporkan hilang akibat banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Korban berinisial A (59) ditemukan pada Jumat (25/9/2026) di sekitar kompleks Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang melanda kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok itu bertambah menjadi dua orang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton S.P. Panjaitan, Sabtu (26/9/2026), menyampaikan bahwa proses pencarian melibatkan berbagai unsur tim gabungan yang bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian.

“Setelah dilakukan operasi pencarian dengan mengerahkan berbagai unsur dan sumber daya yang ada, korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Berton.

Sebelumnya, korban lain berinisial DA (21) juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya seluruh korban yang sempat dilaporkan hilang, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara resmi dinyatakan selesai.

Meski operasi pencarian telah ditutup, upaya penanganan pascabencana masih terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama BNPB dan berbagai instansi terkait kini memfokuskan langkah pada pembersihan material banjir, pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain menyebabkan dua korban jiwa, bencana banjir bandang tersebut juga mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka. Tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan, sementara satu korban mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Padang untuk perawatan lebih lanjut.

Dalam mendukung percepatan penanganan darurat, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik dan peralatan melalui Dana Siap Pakai (DSP) yang tiba di lokasi pada 24 September 2026. Bantuan tersebut terdiri dari 117 paket sembako, satu koli makanan siap saji, dua koli selimut, 50 paket family kit, 50 paket perlengkapan kebersihan, 50 unit helm rescue, serta 50 pasang sepatu bot.

Saat ini, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Solok masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak bencana, termasuk jumlah warga terdampak, kerusakan rumah dan fasilitas umum, serta kebutuhan mendesak masyarakat.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna mempercepat proses pemulihan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara optimal.

Dengan berakhirnya operasi pencarian korban, perhatian kini beralih pada proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat di Arosuka dapat kembali berjalan normal secepatnya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda