LABUHANBATU — Sebuah peristiwa yang menyita perhatian publik terjadi di RSUD Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Keluarga seorang bayi perempuan berusia enam bulan, Nur Tata br Siregar, melaporkan bahwa jenazah sang anak sempat tertahan di rumah sakit selama kurang lebih 16 jam karena biaya administrasi sebesar Rp7,5 juta belum terselesaikan.
Peristiwa tersebut memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk Forum Wartawan Bersatu Labuhanbatu. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang tengah berduka, sejumlah jurnalis menggelar aksi penggalangan dana di depan gedung RSUD Rantauprapat untuk membantu meringankan beban biaya yang dihadapi keluarga.
